Jajanan Ma’nyus ala Korea (The Special Street Foods )

Selain makanan berat seperti bibimbap, kalguksu, dan lain-lain, Korea juga terkenal dengan jajanannya. Seperti di Indonesia Jajanan ala Korea juga dijajakan dipinggir jalan. Berikut adalah tiga jajanan ala Korea yang wajib kamu coba. Untuk Muslim, Don’t Worry!Insya Alloh Halal.

Beside of meal such as bibimbap, kalguksu, etc, South Korea also famous with the street foods. Just like Indonesia street food in South Korea is also served in the roadside. Here is 3 korean street food which you have to try, don’t worry, it Insha Allah Halal.

  1. Bungeo pang (붕어빵)
bungopang
Sumber gambar/source : timetree.zum.com

Bungeo (붕어) berarti ikan, sedangkan pang (빵) berarti roti. Jadi Bungeo pang merupakan roti isi yang bentuknya menyerupai ikan. Walaupun bentuknya menyerupai ikan, tapi rasa dari jajanan ini relatif manis. Untuk isiannya sendiri bermacam-macam. Ada rasa kacang merah, rasa krim sus, rasa coklat dan masih banyak varian rasa yang lainnya.  Jajanan yang satu ini akan lebih nikmat jika disantap  selagi panas pada saat cuaca mulai dingin. Harganya pun ramah  dikantong. Anda hanya perlu mengeluarkan 1000 won untuk bisa menikmati tiga buah Bungeopang.

Bungeo (붕어) has meaning fish, while pang (빵) is bread. So if we unify it has meaning Fish Bread, it actually a bread resemble fish. Although the form look like fish, but the taste is relatively sweet, it has many variant for the topping. Red bean, choux cream, chocolate, and many other variant became the choice of the topping. This street food is much more tasteful if we serve it while still warm in a cold weather. The price is also quite cheap and you just need spending 1000won to enjoy 3 pieces of Bungepang.

  1. Odeng/eomuk (오뎅/어묵)
odeng
Sumber gambar/source : 하늘을 달리기 blog , blog.daum.net 

Sebenarnya odeng merupakan jajanan yang berasal dari Jepang. Namun bukan hanya di Jepang, jajanan ini juga sangat populer di Korea. Di korea, odeng juga dikenal dengan eomuk. Bahan dasar pembuatan odeng adalah ikan. Saat musim dingin, banyak masyarakat yang membuka kedai odeng. Odeng ditusuk seperti sate dengan tusuk bambu yang panjang. Lalu di rebus didalam wadah yang besar. Para pembeli bisa langsung menyantap odeng tersebut ditemani dengan air rebusan odeng dan bumbu pelengkap berupa kecap asin ditambah dengan irisan cabai. Untuk harganya, sangat terjangkau. Harganya bekisar antara 500 sampai 1000 won per tusuk.

Odeng actually is originated from japan. But not only in japan, this street food also popular in South Korea. In South Korea Odeng also be knew as Eomuk. The bases ingredient of this food is fish. When winter come, many people open stand to sell odeng. Similar with satai Odeng is pierced with long bamboo skewer and boiled to boiling water in big pan. The consumer can directly try to enjoy it served with broth with special seasoning that is salty soy sauce with sliced chili. For the price is really cheap. It’s about 500 to 1000 won per skewer.

  1. Teokbokki (떡볶이)
tokboki
Sumber gambar/source : modubosang.tistory.com

Teokbokki juga bisa dikategorikan sebagai makanan berat. Selain di jual sebagai jajanan, banyak rumah makan khas korea yang menjual teokbokki sebagai menu utama. Sebagai jajanan, biasanya teokbokki dijual bersamaan dengan odeng. Teokbokki terbuat dari kue beras yang diberi bumbu merah dan rasanya pun relatif pedas. Untuk harganya sangat bervariasi. Kalau anda memesan di rumah makan Korea, harganya bekisar 3000 sampai 4500 won (bisa lebih murah/mahal). Sedangkan jika anda membeli di kedai teokbokki dipinggir jalan, harganya akan lebih murah yaitu sekitar 2000 won per cup. Teokbokki bisa anda nikmati di setiap musim, tapi lebih nikmat jika disantap saat cuaca dingin.

Teokbokki can also categorized as meal. Beside be sold as street food, so many Korean restaurant also sell this food as primary menu. As street food, teokbokki is usually sold with odeng. This food is made from rice flour which mixed with red seasoning and the taste is hot. It has so many variant in the price, the range is 3000 to 4500 won. Whereas if you buy in Teokbokki stand in roadside, you can get much cheaper price, about 2000 won per cup. Teokbokki can be enjoyable in every season, but more enjoyable if served in cold weather.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s